Pengertian lingkungan langsung organisasi
Yaitu
lingkungan internal dimana bagian-bagian dari organisasi dapat berinteraksi
secara langsung.[1]
Lingkungan
langsung akan memengaruhi nasib organisasi secara langsung. Karena itu,
lingkungan tersebut dikatakan juga sebagai stakeholder (pihak penentu
nasib organisasi). Ada dua jenis lingkungan langsung, yaitu
internal dan eksternal.
A.
Lingkungan
langsung internal Lingkungan langsung internal beda dalam organisasi, bukan merupakan bagian
dari lingkungan eksternal.
Yang mencakup lingkungan langsung internal adalah :
1. Pekerja
Ketika karyawan belum bekeja pada suatu oganisasi, ia
merupakan bagian
dari lingkungan eksternal.Akan tetapi, sesudah bekeja untuk perusahaan, ia menjadi
bagian dari lingkungan internal.
2. Dewan Komisaris
Dewan komisaris ditunjuk untuk mewakili kepentingan pemegang saham. Keberadaan meeka semakin diperlukan apabila pemegang saham tesebar.
3. Pemegang saham.
Pemegang saham membeikan modal ke peusahaan dalam bentuk penyertaan.
4. Jaringan stakeholder.
Membentuk jaringan antar-stakeholder dengan organisasi.
B. Lingkungan Eksternal
1. Konsumen
Konsumen membeli produk yang dihasilkan organisas dengan tujuan untuk
memenuhi kebutuhannya
2. Pemasok
Pemasok meupakan pihak yang memberikan input keperusahaan
3. Pesaing
Organisasi perusahaan akan berebut konsumen dengan pesaing
4. Pemerintah
Pemerintah biasanya berperan
sebagai “wasit” dalam
memastikan aturan main berjalan dengan semestinya.
5. Lembaga keuangan
[1].
Mamduh Hanafi, Dr. : Manajemen,
Penerbit Universitas Terbuka. Edisi Kedua, Cetakan kedua belas, Februari 2019
dan Modul Inisiasi 2 Lingkungan Organisasi.
Komentar
Posting Komentar